Peran Mineral Bagi Ternak Ruminansia & Tips Mencukupi Kebutuhan Mineralnya

Sama halnya dengan manusia, sebagai makhluk hidup hewan ternak ruminansia juga membutuhkan asupan nutrisi berimbang dari makanan yang dicernanya. Adapun kandungan zat makanan yang dibutuhkan oleh ternak ruminansia supaya pertumbuhannya bisa optimal salah satunya yaitu mineral. Mineral ini sangat penting untuk kelangsungan hidup ternak. Hampir semua unsur mineral dapat ditemukan dalam jaringan ternak dan mempunyai fungsi yang sangat penting dalam proses metabolismenya. Lalu apa mineral itu? Apa peran mineral bagi ternak ruminansia? Dan bahan pakan apa saja sebagai sumber nutrisi mineral ini? 

Mengenal apa itu mineral

Mineral merupakan salah satu komponen nutrisi yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan, kesehatan, kekebalan tubuh, produksi serta reproduksi hewan. Mineral ini terdiri dari elemen atau unsur-unsur kimia selain dari karbon, hidrogen, oksigen dan nitrogen.

Terdapat 22 jenis mineral esensial atau nutrisi penting yaitu 7 mineral makro mencakup Kalsium (Ca), Natrium (Na), Kalium (K), Fosfor (P), Magnesium (Mg), Klor (Cl), Sulfur (S). Serta 15 mineral mikro dan mineral unsur jarang (trace mineral) mencakup Besi (Fe), Yodium (I), Seng (Zn), Kobalt (Co), Mangan (Mn), Tembaga (Cu), Molibdenum (Mo), Selenium (Se), Kromium (Cr), Vanadium (V), Florin (F), Silikon (Si), Nikel (Ni), dan Arsen (As). Aluminium (Al), Timbal (Pb), Rubidium (Ru) yang hanya bersifat menguntungkan dalam beberapa kondisi 

Mineral makro sendiri berarti mineral yang dibutuhkan dalam jumlah besar. Sedangkan mineral mikro diperlukan dalam jumlah yang sangat sedikit untuk pembentukan organ di dalam tubuh dan umumnya terdapat dalam jaringan dengan konsentrasi sangat kecil.

Pembagian mineral ke dalam kelompok mineral makro dan mikro ini tergantung pada jumlah mineral tersebut di dalam tubuh hewan. Yang mana apabila kandungan mineral lebih dari 50 mg/kg maka termasuk kedalam mineral makro, sedangkan di bawah jumlah tersebut termasuk mineral mikro.

Peran unsur mineral bagi ternak ruminansia

Beberapa unsur mineral makro seperti Ca, P, Mg, Na dan K berperan penting dalam aktivitas fisiologis dan metabolisme tubuh. Sedangkan unsur mineral mikro seperti Fe, Cu, Zn, Mn, dan Co diperlukan dalam sistem enzim. Untuk lebih jelas mengenai peran beberapa unsur mineral tersebut, mari simak ulasan di bawah ini.

  • Kalsium (Ca). Merupakan elemen mineral yang paling banyak dibutuhkan oleh tubuh ternak. Persentasenya sekitar 99% dari total tubuh. Perannya yaitu sebagai penyusun tulang dan gigi, selain itu fungsi Ca yang tak kalah pentingnya adalah sebagai sebagai penyalur rangsangan-rangsangan saraf dari satu sel ke sel lain. Salah satu sumber utama Ca dapat diperoleh dari bahan pakan legum.
  • Magnesium (Mg). Merupakan salah satu mineral yang dibutuhkan oleh ternak yang berfungsi dalam perkembangan tulang dan aktivitas sistem enzim. Magnesium ini berperan mencegah kerusakan gigi dengan cara menahan kalsium dalam email gigi. Semua bahan makanan terutama tumbuh-tumbuhan (hijauan dan legum) dapat dijadikan sebagai sumber nutrisi Mg.
  • Fosfor (P). Merupakan mineral kedua terbanyak setelah kalsium dalam tubuh dengan distribusi dalam jaringan yang menyerupai distribusi Ca. Fosfor memegang peranan penting dalam proses mineralisasi tulang. Umumnya ditemukan dalam bentuk phospholipid, asam nukleat dan phosphoprotein. Sumber utama unsur Fosfor yaitu legum, dikalsium fosfat.
  • Sulfur (S). Sulfur atau belerang ini adalah salah satu unsur penting yang mempengaruhi proses fermentasi dalam rumen. Proses sintesis asam-asam amino yang terjadi oleh mikroba di dalam rumen mengandung mineral S dan vitamin B. Selain itu, Sulfur juga terlibat dalam detoksifikasi senyawa-senyawa aromatik di dalam hewan. Sumber utama bahan pakan dengan kandungan mineral S dapat ditemukan pada tanaman hijauan. 
  • Natrium (Na). Merupakan kation (ion bermuatan positif) utama dalam cairan ekstraseluler, sekitar 35-40% terdapat dalam kerangka tubuh. Cairan saluran cerna, sama seperti cairan empedu dan pankreas mengandung banyak Natrium ini. Fungsi Na sendiri diantaranya untuk menjaga keseimbangan cairan dalam kompartemen ekstraseluler, mengatur tekanan osmosis yang menjaga cairan tidak keluar dari darah dan masuk ke dalam sel, dan berperan dalam transmisi saraf dan kontraksi otot. Sumber utama Natrium adalah garam dapur (NaCl), dan sumber lain seperti hijauan. 
  • Kalium (K). Merupakan ion bermuatan positif/ kation yang terdapat di dalam sel dan cairan intraseluler. Peran mineral ini bagi ternak adalah untuk pemeliharaan keseimbangan cairan dan elektrolit serta keseimbangan asam dan basa bersama Natrium. Selain itu bersama Kalsium, Kalium juga berperan dalam transmisi saraf dan kontraksi otot. Sumber utama Kalium berasal dari hijauan segar dan kacang-kacangan/ leguminosa.

Kerugian apabila ternak kekurangan mineral

Kekurangan asupan unsur mineral pada ternak ruminansia berpotensi mengganggu pertumbuhan, produksi dan reproduksi ternak seperti penurunan fertilitas, terjadinya penyakit tulang, dll. Ternak yang kekurangan mineral biasanya menunjukkan gejala yang dapat diamati secara visual  seperti, seperti kekurusan, hilang nafsu makan, ternak ambruk, dan kegagalan/ keguguran induk yang bunting.

Tips praktis mencukupi kebutuhan mineral ternak ruminansia

Seperti yang telah disinggung di atas, unsur mineral esensial baik makro maupun mikro sangat dibutuhkan untuk proses fisiologis ternak banyak terkandung dalam pakan hijauan. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa masih banyak peternak yang sulit mendapatkan hijauan berkualitas yang kaya akan unsur mineral. Terutama di daerah kering, di daerah yang sebagian besar tanahnya berpasir dan daerah lahan gambut maupun pada saat musim kemarau panjang.

Namun, jangan khawatir! Pasalnya pemenuhan mineral ternak ruminansia dapat dilakukan dengan pemberian pakan tambahan berupa pakan konsentrat yang mengandung cukup mineral untuk memenuhi kebutuhan fisiologis ternak.

Kami, CV Fermen Hipro Feed menjual konsentrat berkualitas untuk mencukupi kebutuhan mineral lengkap dengan nutrisi lain seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dsb. Bahan pakan yang digunakan terdiri dari bahan-bahan pilihan yang disukai oleh ternak serta telah teruji di laboratorium memiliki nutrisi yang seimbang.

Kami juga menggunakan bahan baku tambahan seperti NaCl (garam dapur) dan tetes tebu sehingga anda tidak perlu membeli bahan pakan tambahan lain lagi. Apabila anda berminat, hubungi kami melalui kontak yang tersedia di website ini sekarang juga!

Artikel