Cara Membuat Desain Kandang Sapi Potong yang Ideal

Kandang merupakan salah satu kunci sukses dalam usaha budidaya ternak sapi. Keberadaan kandang ini berfungsi untuk melindungi sapi dari segala macam gangguan. Baik itu gangguan dari hewan lain, cuaca ekstrim, maupun gangguan dari masyarakat sekitar. Selain itu, adanya kandang juga menjadikan pengontrolan pakan ternak menjadi lebih efisien. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban bagi pengusaha ternak sapi termasuk jenis sapi potong untuk membuat sebuah kandang. Untuk membantu anda agar tidak salah dalam merencanakan pembuatan kandang sapi, berikut kami berikan tips dan cara membuat desain kandang sapi potong yang ideal:

Tentukan lokasi kandang

Sebelum anda membuat desain kandang sapi, tentukan dahulu dimana lokasi pembangunannya. Hendaknya lokasi kandang harus dipilih se-strategis mungkin agar dapat memberi kemudahan-kemudahan di dalam manajemen pengelolaan ternak nantinya. Dibawah ini kriteria lokasi strategis yang dapat anda pertimbangkan dalam penentuan lokasi kandang:

  • Dekat dengan sumber air. Lokasi kandang sebaiknya dekat dengan sumber air karena air merupakan salah satu sumber kehidupan hewan ternak. Selain digunakan untuk memenuhi kebutuhan air minum ternak, keberadaaan air juga dibutuhkan untuk memandikan ternak, membersihkan kandang, peralatan ternak, dll. Apabila kebutuhan air tidak dapat terpenuhi dengan baik, maka usaha peternakan pun tidak mungkin berhasil dengan maksimal.
  • Jauh dari pemukiman. Sejatinya membangun kandang ternak harus tetap memperhatikan lingkungan sekitar. Sebaiknya lokasi kandang jauh dari area pemukiman, atau minimal berjarak 10 meter antara kandang dengan tempat tinggal. Lokasi kandang yang terlalu dekat dengan pemukiman penduduk bisa saja mengganggu kenyamanan masyarakat karena tidak semua orang bisa tahan akan bau kotoran sapi yang menyengat.
  • Transportasi mudah. Pilih lokasi yang dapat dijangkau alat transportasi. Tersedianya akses jalan yang mudah minimal untuk dilalui kendaraan roda 4 sangat penting untuk memperlancar segala aktivitas peternakan. Terutama pada saat pengadaan bibit atau bakalan, pakan, obat-obatan, serta pemasaran hasil ternak itu sendiri. Meski begitu hindari lokasi yang terlalu dekat dengan jalan umum. Karena jika lingkungan sekitar kandang terlalu bising suara kendaraan yang berlalu lalang. Maka justru dapat menyebabkan ternak tidak tenang hingga stres yang pada akhirnya dapat membuat pertambahan berat badannya lambat bahkan menurun.

Buat ukuran kandang secara proporsional

Ukuran kandang haruslah sesuai dengan ukuran tubuh sapi potong dan jenis kandang yang digunakan. Umumnya, kebutuhan luas kandang per ekor sapi sekitar 1,5 x 2,5 m / 1,5 x 2 m / 1 x 1,5 m. Baik jenis kandang individu maupun kandang kelompok harus memenuhi kebutuhan luas kandang sapi per ekor tersebut.

Pahami bentuk dan bahan konstruksi kandang yang tepat

Kandang sapi potong yang ideal adalah yang memiliki konstruksi kuat dan sesuai kebutuhan hewan ternak. Namun dalam memilih bahan konstruksi kandang hendaknya tetap disesuaikan dengan kemampuan ekonomi dan tujuan usaha untuk jangka pendek, menengah atau panjang. Adapun beberapa hal yang harus anda perhatikan dan pahami dalam membuat konstruksi bangunan kandang adalah sebagai berikut:

  • Model bangunan disesuaikan dengan jenis dataran. Apabila lokasi peternakan anda berada di daerah dataran rendah, upayakan membuat kandang yang lebih terbuka. Sedangkan jika di dataran tinggi, buat kandang dengan model yang lebih tertutup untuk melindungi sapi dari cuaca dingin.
  • Tiang kandang dibuat dari bahan yang kuat dan aman. Alih-alih menggunakan tiang kandang dari bahan kayu berbentuk kotak, gunakan kayu berbentuk bulat agar lebih tahan lama serta lebih aman. Pasalnya tiang kandang yang terbuat dari bahan kayu kotak ini bisa saja melukai tubuh sapi karena sudutnya yang tajam.
  • Lantai kandang harus kuat dan tidak licin. Pada umumnya, lantai kandang sapi potong dibuat lebih tinggi dari lahan sekitarnya menggunakan bahan semen maupun tanah yang dipadatkan. Kemudian lantai ini bisa diberi alas berupa jerami, papan, serbuk gergaji atau bahan lain. Tujuannya untuk menghindarkan sapi dari goresan lantai semen yang padat dan kasar. Selain itu, konstruksi lantai kandang sapi ini juga harus kuat, tidak licin, dan memiliki sudut kemiringan sekitar 15 derajat ke arah selokan di belakang sapi untuk mempermudah penampungan kotoran sapi.
  • Sediakan selokan. Berfungsi sebagai tempat penampungan sekaligus pembuangan kotoran sapi, biasanya dibuat dengan lebar 20 sampai 30 cm dan kedalaman 10 sampai 20 cm di dalam kandang tepatnya bagian belakang/ ekor sapi. Dengan adanya selokan, maka pekerjaan membersihkan kotoran dan urine sapi menjadi lebih mudah.
  • Dinding kandang tidak boleh terlalu tertutup. Dinding kandang dapat berupa tembok beton maupun dari bahan kayu, bambu, papan,dan bilik bambu namun pastikan cukup tebal dan kuat agar tidak mudah roboh tertiup angin. Dinding kandang ini tidak boleh tertutup seluruhnya, melainkan beberapa bagian harus dibuat terbuka atau diberi ventilasi agar sirkulasi udara di dalam kandang lancar.
  • Desain atap dengan kemiringan 30 derajat. Atap harus didesain dengan kemiringan sekitar 30 derajat dan dibuat tinggi agar sirkulasi udara menjadi lebih baik. Mulai dari asbes, genteng, rumbia, seng, dll bisa digunakan sebagai bahan atap kandang sapi.
  • Buat lorong yang tidak terlalu sempit. Lorong merupakan jalan yang terletak diantara dua kandang individu sebagai area lalu lintas pekerja pada saat memberi pakan, minum, atau membersihkan kotoran sapi. Lebar lorong ini hendaknya berukuran minimal 0,5 m atau minimal dapat dapat dilewati 1 orang dan kereta dorong (gerobak) sebagai pengangkut bahan pakan dan keperluan lainnya. Selain itu, sebaiknya dibuat dari bahan semen dan diberi corak/ bertekstur agar tidak licin.
  • Lengkapi dengan palungan/ bak pakan dan minum. Bak pakan dan minum bisa dibuat dari bahan semen atau papan kayu dan diletakkan di bagian depan kandang. Ukurannya mengikuti lebar kandang, namun disarankan memiliki perbandingan 2:1. Artinya jika panjang bak pakan sapi satu meter, maka panjang bak air minum adalah setengah meter.

Demikian penjelasan mengenai beberapa cara membuat desain kandang sapi potong yang ideal, semoga bermanfaat! Perlu diketahui pula bahwa selain kandang, faktor pakan yang diberikan pada ternak sapi potong juga sangat berpengaruh dalam kesuksesan bisnis budidaya sapi potong. Maka dari itu, kami disini hadir menawarkan produk-produk pakan konsentrat sapi kualitas tinggi dengan harga terjangkau sebagai solusi mempercepat pertumbuhan dan penggemukan sapi potong anda. Untuk informasi lebih lanjut jangan ragu menghubungi whatsapp kami dengan klik tombol whatsapp di bawah ini

Artikel