Pakan Ternak Sapi Potong

Bahan pakan adalah segala sesuatu yang diberikan kepada ternak yang sebagian atau keseluruhannnya dapat dicerna tetapi tidak mengganggu kesehatan ternak tersebut. Sebagian contoh pakan hijaun (rumput, daun­daunan), limbah pertanian (jerami padi, jerami jagung, jerami kedelai, pucuk tebu), leguminosa (daun Lamtoro, Gliricida, Kaliandra, Turi, dan Kacang­kacangan) limbah industri pertanian (dedak, bekatul, pollard, onggok, bungkil­bungkilan) dan lain­lain (Anonimus, 2001).

Pada dasarnya, sumber pakan sapi dapat disediakan dalam bentuk hijauan dan konsentrat, dan yang terpenting adalah pakan yang memenuhi kebutuhan protein, karbohidrat, lemak, dan vitamin serta mineral (Sarwono,2002).

Secara alamiah pakan utama ternak sapi adalah hijauan, yang dapat berupa rumput alam atau lapangan, rumput unggul, leguminosa, limbah pertanian serta tanaman hijauan lainnya. Dalam pemilihan hijauan pakan ternak   harus diperhatikan disukai ternak atau tidak, mengandung toxin (racun) atau tidak yang dapat membahayakan perkembangan ternak yang mengkonsumsi. Namun permasalahan yang ada bahwa hijauan di daerah tropis mempunyai kualitas yang kurang baik sehingga untuk memenuhi kebutuhan nutrien perlu ditambah dengan pemberian pakan konsentrat (Siregar, 1996).

Pemberian pakan yang baik untuk memenuhi beberapa kebutuhan ternak sebagai berikut:

  1. 1.   Kebutuhan hidup pokok, yaitu kebutuhan pakan yang mutlak dibutuhkan dalam jumlah minimal. Pada hakekatnya kebutuhan hidup pokok adalah kebutuhan sejumlah minimal nutrien untuk menjaga keseimbangan dan mempertahankan kondisi tubuh ter Kebutuhan tersebut digunakan untuk bernapas, bergerak, dan pencernaan makanan.
  2. Kebutuhan untuk pertumbuhan, yaitu kebutuhan pakan yang diperlukan ternak sapi untuk proses pembentukan jaringan tubuh dan menambah berat badan.
  3. Kebutuhan untuk reproduksi, yaitu kebutuhan pakan yang diperlukan ternak sapi untuk proses reproduksi, misalnya kebuntingan.

Untuk kebutuhan nutrien sapi potong dalam praktek penyusunan diperlukan pedoman standart berdasarkan berat badan dan pertambahan berat badan (Murtidjo, 1990).

Mutu, jumlah pakan dan cara­cara pemberiannya sangat mempengaruhi kemampuan produksi sapi pedaging. Untuk mempercepat penggemukan, selain dari rumput, perlu juga diberi pakan penguat berupa konsentrat yang merupakan campuran berbagai bahan pakan umbi­umbian, sisa hasil pertanian, sisa hasil pabrik dan lain­lain yang mempunyai nilai nutrien cukup dan mudah dicerna (Setiadi, 2001).

Pemberian pakan dimaksudkan agar sapi dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sekaligus untuk pertumbuhan dan reproduksi. Pada umumnya, setiap sapi membutuhkan pakan berupa hijauan. Sapi dalam masa pertumbuhan, sedang menyusui dan sedang digunakan sebagai tenaga kerja memerlukan pakan yang memadai baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya  (Djarijah, 1996).

Dalam menyusun ransum harus diusahakan agar kandungan nutrien di dalam ransum sesuai dengan nutrien yang dibutuhkan ternak untuk memenuhi kebutuhan hidup pokok, pertumbuhan dan bereproduksi (Santoso, 2002).

Ransum adalah satu atau campuran beberapa jenis bahan pakan yang disusun sedemikian rupa sehingga mampu memenuhi kebutuhan ternak selama 24 jam. Ransum yang diberikan pada sapi­sapi yang digemukan tergantung pada sistem penggemukan yang digunakan. Penggemukan sapi dengan sistem pasture hanya terdiri dari hijauan yang diperoleh dengan melepas sapi­sapi untuk meruput di padang penggembalaan. Demikian pula dengan sistem kereman yang terdapat dibeberapa daerah di Indonesia, ada diantaranya yang hanya memberikan hijauan saja tanpa pakan tambahan berupa konsentrat (Siregar, 2003).

Pakan suplemen merupakan bahan yang mengandung jasad renik (mikroba) hidup yang sengaja ditambahkan dalam pakan sapi atau ruminansia lainya. Dengan diberikan sedikit pakan tambahan, kebutuhan pakan persatuan ternak dapat dikurangi. Apabila setiap hari ternak membutuhkan 10­11 kg bahan kering (BK) untuk menaikkan 1 kg berat badan maka, penggunaan pakan tambahan mampu mengurangi jumlah pakan (Sarwono, 2002).

Sumber : http://core.ac.uk/download/pdf/12349480.pdf

 


Tags: , , , ,
Publish on October 1st, 2015 under pakan ternak by fermenhiprofeed | No Comments »

Post a comment