Suatu Tinjauan dari Sisi Pakan Ternak

Ir. H. Anggodo Marnomo (Praktisi & Pengamat Pakan Ternak)


Ransum diartikan sebagai satu atau beberapa jenis pakan yang diberikan untuk seekor ternak selama sehari semalam. Ransum harus dapat memenuhi zat gizi yang dibutuhkan ternak untuk berbagai fungsi tubuhnya, misalnya untuk kebutuhan hidup pokok, produksi, maupun reproduksi.

Ransum ternak ruminansia (sapi, kambing & domba) pada umumnya terdiri dari hijauan dan konsentrat. Pemberian ransum berupa kombinasi kedua bahan itu akan memberi peluang terpenuhinya zat-zat gizi dan biayanya relatif rendah. Apabila ransum hanya terdiri dari hijauan saja maka biayanya relatif murah, tetapi produksi yang tinggi sulit tercapai. Sedangkan pemberian ransum yang hanya terdiri dari konsentrat saja akan memungkinkan tercapainya produksi yang tinggi, tetapi biaya ransumnya relatif mahal dan kemungkinan bisa terjadi gangguan pencernaan.

Ternak Ruminansia membutuhkan sejumlah serat kasar dalam ransumnya agar proses pencernaan berlangsung secara optimal. Sumber utama serat kasar adalah hijauan. Oleh karena itu, ada batasan minimal pemberian hijaunan dalam komponen ternak ruminansia.

Untuk penggemukan ternak ruminansia, kebutuhan minimal hijauan adalah  8%, ditambah konsentrat 2% dari bobot badan ternak yang digemukkan.   

 

Selengkapnya....