Pembelian Bakalan Sebelum ke Pasar Sapi

Chris Harijanto, SE, MM ( Praktisi Bisnis)


Pembelian Bakalan

Sebelum ke Pasar Sapi

Chris Harijanto, SE, MM ( Praktisi Bisnis)

Tidak banyak pengusaha yang sukses dalam bisnis penggemukan sapi. Salah satu faktor penyebabnya adalah manajemen pembelian bakalan (sapi yang akan dipelihara untuk digemukan) yang kurang tepat. Berikut adalah FAKTOR – FAKTOR yang perlu dipertimbangkan sebelum memulai usaha penggemukan usaha :

  1. Masa Panen

Sebelum membeli bakalan, FAKTOR PERTAMA yang paling penting adalah ditentukan terlebih dahulu tanggal berapa bakalan tersebut akan kita panen. Kita harus cermat mencari waktu yang tepat untuk menjual hasil panenan. Waktu yang tepat untuk menjual hasil panenan adalah pada saat harga daging sapi tinggi (melonjak naik). Waktu itu biasanya terjadi saat hari raya Idul Fitri dan hari raya Idul Adha. Sebagai contoh:

Pada tanggal 17 Maret 2015 dibeli sapi bakalan Rp19.000.000 (berat sekitar 450 kg). Misalnya Hari Raya Idul Fitri jatuh pada tanggal 17 Juli 2015, sapi sebaiknya di panen pada H-3 (tanggal 14 Juli). Masa pelihara = 120 hari (17 Maret 2015 s/d 14 Juli 2015). Dengan asumsi rata-rata pertumbuhan bobot sapi per hari (ADG) adalah 1 kg, maka berat sapi saat di panen 570 kg. Prakiraan hasil panen Rp24.000.000. Prakiraan biaya per hari Rp30.000. Laba = Rp.24.000.000 – Rp. 19.000.000 – (Rp. 30.000 x 120) = Rp1.400.000,-.

  1. Timing Pembelian

Timing Pembelian Bakalan adalah FAKTOR KEDUA yang merupakan kunci sukses bisnis penggemukan sapi. Harga bakalan biasanya akan sangat murah pada moment tertentu, misalnya=

  • Mendekati Tahun Ajaran Baru: Banyak peternak yang menjual sapinya untuk biaya sekolah anaknya.
  • Puncak kemarau: Banyak peternak di daerah sulit air akan menjual sapinya karena krisis air.
  • Pesta Perkawinan: Biasanya di Jawa Tengah / Jawa Timur, banyak peternak menjual sapinya sebelum Bulan Suro, untuk biaya pernikahan putra/putrinya

Sebaliknya harga bakalan akan sangat mahal pada moment tertentu, misalnya:

  • Pasca hari raya Idul Fitri dan Idul Adha: Banyak peternak yang membeli bakalan setelah mereka panen sapinya.
  • Panen Raya: Saat petani panen raya padi / tembakau / kedelai/ kacang tanah, biasanya mereka tidak menjual sapinya.

·  Analisa Harga Bakalan

Faktor harga bakalan adalah FAKTOR KETIGA yang penting untuk dipertimbangkan. Apabila harga bakalan mahal, maka berpotensi menimbulkan kerugian besar pada saat masa panen. Untuk itu saat membeli bakalan, terlebih dahulu kita perlu survei harga sapi yang siap panen (berat > 600 kg). Idealnya perbedaan harga per kg sapi siap panen dengan harga per kg sapi bakalan berkisar Rp2.000,- s/d Rp3.000,-. Sebagai contoh:

Harga sapi siap panen pada tanggal 17 Maret 2015: 600 kg x Rp 38.000,- = Rp23.400.000,-.

Harga bakalan pada tanggal 17 Maret 2015: 400 kg x Rp40.000,- = Rp16.000.000,-

  1. Spesifikasi Bakalan

FAKTOR KEEMPAT adalah kondisi fisik sapi sangat menentukan sukses tidaknya bisnis penggemukan sapi. Berikut adalah panduan singkat cara memilih sapi bakalan:

  • Jenis Sapi Penggemukan Sapi Simental, Limosin atau Brangus
  • Kesehatan Sapi
    • Beberapa indikator sapi sakit biasanya dapat dilihat dari sorot matanya yang sayu, bulu sapi yang berdiri, perut buncit, salah satu kaki diangkat, kotoran mencret dan bau, sangat pasif (lesu).
  • Bukan Sapi Kurus
    • Sapi yang sangat kurus biasanya sapi yang kurang sehat (cacingan) atau pernah makan sesuatu yang tidak seharusnya (plastik / karet).
  • Bukan Sapi Super
    • Sapi super dan gemuk biasanya adalah sapi yang terawat dengan baik dan sangat diperhatikan pemiliknya. Apabila berpindah kandang, sapi tersebut justru sulit beradaptasi sehingga badannya menjadi cepat susut.
  • Postur Tubuh Bagus:
    • Tubuh panjang, dada dan pantat lebar, rangka tubuh kokoh dan lebar, tulang kaki kuat dan lurus (tidak X atau O),
  • Waspadai Sapi Glonggongan
    • Seringkali banyak pedagang sapi yang melakukan praktek curang. Sebelum di bawa ke pasar, sapi sebelumnya di glonggong air sebanyak mungkin. Tujuan mereka adalah agar sapi kelihatan gemuk.